Minggu, 10 Juli 2011

9 Summers 10 Autumns

9summer

Novel: Dari Kota Apel Ke The Big Apple
Oleh Iwan Setyawan
  • Harga : Rp. 47.000,-
  • Sinopsis

    Di kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6 x 7 meter, seorang anak laki-laki bermimpi. Kelak, ia akan membangun kamar di rumah mungilnya. Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri. Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya. Sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar. Ia tumbuh besar bersama empat saudara perempuan. Tak ada mainan yang bisa diingatnya. Tak ada sepeda, tak ada boneka, hanya buku-buku pelajaran yang menjadi "teman bermain"-nya. Di tengah kesulitan ekonomi, bersama saudara-saudaranya, ia mencari tambahan uang dengan berjualan di saat bulan puasa, mengecat boneka kayu di wirausaha kecil dekat rumah, atau membantu tetangga berdagang di pasar. Pendidikanlah yang kemudian membentangkan jalan keluar dari penderitaan. Dan kesempatan memang hanya datang kepada siapa yang siap menerimanya. Dengan kegigihan, anak Kota Apel dapat bekerja di The Big Apple, New York. Sepuluh tahun mengembara di kota paling kosmopolit itu membuatnya berhasil mengangkat harkat keluarga sampai meraih posisi tinggi di salah satu perusahaan top dunia. Namun tak selamanya gemerlap lampu-lampu New York dapat mengobati kenangan yang getir. Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi dan menghadirkan seseorang yang membawanya menengok kembali ke masa lalu. Dan pada akhirnya, cinta keluargalah yang menyelamatkan semuanya.
    Bundelan kertas penting yang disesaki hikayat kerja keras, kehangatan keluarga, dan perantauan. Sungguh sebuah praktik man jadda wajada yang terang. Selamat mereguk semangat perjuangan dan kesabaran anak sopir angkot di sudut Jawa Timur yang berkilau di New York. Inspiratif.
    --A. Fuadi, Penulis best seller trilogi Negeri 5 Menara
    ....most of all it is a story of dreams come true, sharply focused by a person who knows what he wants. Certainly very relevant in today`s world which needs the dose of positive energy that Mr Iwan Setyawan delivers.
    --Wimar Witoelar, Authority in journalism, public relations and communication
    Menggugah. Iwan berhasil membahasakan dengan ringan dan renyah bahwa pendidikan dan determinasi hidup adalah sahabat sejati perbaikan nasib manusia.
    --Anas Urbaningrum, Penulis, pencinta kuliner nusantara, politisi
    Kisah Iwan menjadi bukti nyata tentang efek pendidikan.
    --Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina dan Ketua Indonesia Mengajar

    Sabtu, 09 Juli 2011

    SURAT KECIL UNTUK TUHAN

    suratkcl

    Harga : Rp. 38.800,-

    Penerbit Inandra Published

    Sipnosis

    “Ribuan Air Mata Telah Berjatuhan Setelah Membaca Kisah ini…”

    Surat Kecil untuk Tuhan adalah sebuah buku yang diangkat dari Kisah Nyata perjuangan seorang gadis remaja Indonesia bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke, gadis cantik, pintar dan mantan artis penyanyi cilik berusia 13 tahun, yang menjadi penderita kanker jaringan lunak pertama di Indonesia.

    Kanker itu menyerang wajahnya yang cantik dan menjadikannya seperti monster, bahkan dokter pun menyatakan kalau hidupnya hanya tinggal beberapa bulan saja.

    Tak mau menyerah, sang Ayah terus berjuang agar Keke dapat lepas dari vonis kematian. Perjuangan sang ayah menyelamatkan putrinya begitu mengharukan, Keke yang menyadari hidupnya akan berakhir kemudian menuliskan sebuah surat kecil untuk Tuhan.

    Tuhan memberikan anugerah dalam hidupnya, Keke mampu bertahan bersama Kanker itu selama tiga tahun lamanya walau pada akhirnya ia menyerah. Kisah perjuangan Keke sempat diulas dalam acara Kiek Andy, sebelumnya buku ini diterbitkan secara online dan dibaca lebih dari 350.000 pengunjung. Karena banyaknya pembaca yang terinspirasi oleh kisah Keke, buku ini dicetak secara luas dan terjual lebih dari 30.000 exemplar dalam waktu dua bulan dan diterbitkan di Taiwan mencapai sukses yang sama.  

    Jumat, 08 Juli 2011

    M. Quraish Shihab Menjawab

    QSH-JWB  1001 Soal Keislaman Yang Patut Anda Ketahui!

    Rp.175.000,-

    Quraishihab menjawabSINOPSIS

    Tanya :  “ Bolehkah menyikat gigi setelah imsak karena khawatir ada yang tertelan ?” D.Sitepu-Jakarta.

    Jawab : “Bersiwak/menyikat gigi dianjurkan oleh Rasul SAW, dan dilakukan beliau berkali-kali sepanjang hari ketika beliau berpuasa. Menggunakan pasta gigi pun boleh selama tidak tertelan dengan sengaja!”

    Tanpa bermaksud memudah-mudahkan ---yang bisa berujung pada kecenderungan “serba boleh”---jika dipahami dan dihayati dengan cara yang benar, sesungguhnya Islam memang memberikan banyak kemudahan kepada para pemeluknya. Salah satu upaya untuk mendapatkan pemahaman yang benar dalam mengamalkan Islam adalah bertanya kepada ulama atau orang yang memiliki pengetahuan yang luas dan mendalam seputar ajaran Islam.

    Buku ini menghimpun sekitar 1001 tanya-jawab seputar masalah-masalah keislaman yang diajukan kepada M.Quraish Shihab, seorang ahli tafsir, yang kita kenal memiliki pengetahuan yang luas dalam khazanah keilmuan Islam. Di dalamnya, semua masalah yang diajukan dicarikan rujukannya dalam sumber-sumber ajaran Islam. Sehingga buku ini sangat cocok dijadikan sebagai panduan dalam menyikapi aneka persoalan yang melingkupi kita.

    Gramedia Balaikota Semarang selalu menyajikan yang terbaik untuk anda.