Kamis, 27 Oktober 2011

PASTI KAYA DENGAN INVESTASI EMAS

Penerbit : Tangga Pustaka

Penulis : Sholeh Dipraja

Harga : Rp. 38.000,-

Menabung uang ternyata tidak “se-seksi” dengan menabung EMAS! Lho kok bisa ? ingat, inflasi terus terjadi dan selalu mengikis nilai uang Anda. Coba diingat, Pada tahun 1997 uang Rp. 100,- bisa buat bayar parkir. Lalu sekarang (2011)? jangankan buat bayar parkir , beli permen jenis tertentu saja tidak cukup! Sementara EMAS itu anti inflasi, nilainya cenderung naik bahkan melambung tinggi.

Solusinya, pindahkan tabungan Anda ke dalam bentuk EMAS. Sejarah peradaban manusia selama 5000 tahun telah membuktikan bahwa nilai EMAS tidak lekang  zaman. Setiap tahunnya, nilai Emas naik sekitar 23%. Sementara inflasi yang terjadi di negeri ini berkisar 7% tiap tahun. Artinya nilai EMAS tetap aman dari pengaruh inflasi. Kalaupun terjadi krisis moneter , nilai EMAS justru makin melambung tinggi. Inilah Investasi yang sebenarnya. Yang pasti, jerih payah kita (terutama bagi orang gajian) akan terjamin tanpa perlu khawatir nilainya tergerus.

Mari kita rencanakan semuanya dengan EMAS. Entah merencanakan pergi berhaji, liburan ke luar negeri, asuransi pendidikan anak, pernikahan, membeli rumah, atau sebagai modal usaha kelak setelah pensiun.

Buku ini mengupas dengan detail bagaimana menjadi KAYA dengan investasi (menabung) EMAS. Selain itu, buku ini juga dilengkapi penjelasan kapan waktu terbaik membeli atau menjual EMAS. Sangat sarat manfaat, segera temukan kebaikannya di dalamnya. Menjadi KAYA adalah hak setiap orang. Namun menjadi Kaya perlu dirancang sedari sekarang.    

Senin, 24 Oktober 2011

Sekolah Favorit Hanya Sekedar Fantasi

Penerbit : Elex Media Komputindo

Penulis : Hidajat Hendarsjah.

Harga : Rp.36.800,-

Buku ini berbicara tentang logika ilmu ekonomi untuk menalar beberapa persoalan yang tampaknya berada di luar mainstream ilmu ekonomi. Dan semuanya berada dalam ruang lingkup pendidikan. Adakah nalar ekonomisnya sehingga anak-anak perlu bermain? Bagaimanakah kiat berkompetisi agar sukses dalam seleksi penerimaan siswa baru ? (Dan apakah lebih berpeluang untuk berhasil ?) Mengapa bimbingan belajar untuk mahasiswa perguruan tinggi lebih sulit ditemui ? Perlukah belajar di sekolah favorit ? Apa beda profesi guru dan investment banker? Apakah ilmu ekonomi menyarankan komersialisasi pendidikan ? Berbagai konsep ekonomi akan berbicara dengan alur logika yang unik, bahkan terkadang sangat kocak, ketika mengulasnya.

Masalahnya, haruskah kita menjadi ekonom untuk sekedar berpikir ekonomis demi menalar beragam peristiwa di ranah pendidikan? Dan haruskah pula kita mengerutkan dahi demi menikmati buku ini? Untungnya tidak harus seperti itu. Walaupun bergenre ekonomi, berbagai topik dalam buku ini disajikan secara populer dan renyah untuk pembacanya.

Lalu untuk siapakah buku ini ditujukan ? Tentu saja untuk Anda. Economics is Fun!. Dan selamat membaca. 

Minggu, 23 Oktober 2011

KABUT ZAMAN

Penerbit : Imago

Penulis : Antony Zeidra Abidin

Harga : Rp. 90.000,-

“Sebuah novel yang indah dan humanis, mencoba mereflesikan realitas sosial dan kemanusiaan pasca September 1965. Mengisahkan romantika dua pemuda yang luput dari pembantaian dan pemenjaraan rezim berkuasa; perjuangan untuk bertahan hidup, mencintai, serta memimpikan masa depan dalam situasi mencengkam, penuh teror dan ketidakpastian.” Ikrar Nusa Bhakti, Profesor Riset LIPI.

SULIT membayangkan seorang komunis tulen—mulai dari kakek, kemudian ayah, ibu, mertua hingga istrinya anggota PKI—dapat lolos dari penangkapan dan pembunuhan massal yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia setelah peristiwa 30 September 1965. Ratusan ribu bahkan ada yang menyebut jutaan anggota PKI, ormas-ormas berafiliasi kepada partai komunis tersebut dan simpatisannya dibunuh. Ratusan ribu yang lainnya memadati penjara-penjara yang tersebar di berbagai daerah, ditangkap, disiksa, diperkosa, dikirim ke kamp konsentrasi dan diabaikan hak-hak azasinya—tanpa proses hukum yang hingga kini menyisakan misteri, kabut zaman. Itulah yang terjadi pada Adi, ayahnya dan mertua laki-lakinya dibunuh, Ibu, istri dan ibu mertuanya ditangkap. Adi terselamatkan karena ketika terjadi penangkapan di rumahnya, ia bersama Syamsul, sahabat nya seorang anak panti yatim piatu yang terbawa-bawa menjadi komunis, sedang berada di pabrik mereka bekerja.

Novel ini mengisahkan perjuangan hidup dua orang bersahabat itu dari kejaran rezim yang memburu mereka selama bertahun-tahun. Perjuangan Adi mencari dan membebaskan istri, ibu dan mertuanya; pengabdian yang mendalam dari seorang anak dan rasa cinta yang membara dari seorang suami.   

Gramedia Balaikota Semarang selalu menyajikan yang terbaik untuk anda.