Kamis, 08 Desember 2011

MY IDIOT BROTHER

Penerbit : Inandra Published

Penulis :  Agnes Davonar

Harga : Rp. 35.000

Angel gadis remaja berusia 13 tahun tidak pernah bisa menerima keadaan kakaknya Hendra yang terlahir dengan keterbelakangan mental. Walaupun Angel begitu malu dan membencinya, Hendra tidak pernah bersedih hati. Ia tetap setia memberikan kasih sayang seorang kakak kepada adiknya.

Karena memiliki kakak yang sering diejek oleh teman-temannya idiot. Angel selalu mendapatkan hinaan dan cacian teman-teman sekolahnya, terutama Agnes yang merasa Angel sebagai ancaman dia untuk mendapatkan hati Aji.

Suatu ketika, Angel mengalami sebuah kecelakaan di mana tak ada seorang pun yang mampu menyelamatkan dirinya selain Hendra. Demi cintanya kepada sang adik, Hendra rela mengorbankan apapun termasuk nyawanya sendiri untuk Angel.

Kisah pengorbanan sang kakak kepada adiknya telah menjadikan kisah ini terpilih sebagai the best online story 2011 dimana rencananya tahun depan kisah ini akan diangkat ke layar lebar.

Senin, 05 Desember 2011

17 TAHUN USIAKU: Anak yang terlahir 500 gram dan Buta.

Segera!!

Masih ingat padaku, bayi kecil yang terlahir dengan berat 500 gram dan buta? Kini 17 tahun usiaku. Saat ini aku duduk di bangku kelas 3 SMA di Fukuoka. Banyak pengalaman yang bisa kubagi dengan kalian seiring dengan pertumbuhanku menjadi remaja.

Sabtu, 03 Desember 2011

PERJAKA

Penerbit  : Akoer

Penulis : Kartika Catur Pelita

Harga : Rp. 55.000,-

Perjaka dan Gadis adalah dua batas sakral, yang bisa saja menciptakan kenangan yang luar biasa, atau juga cacat batin yang pedih dan membekas. Itu sebabnya ritual kehilangan keperjakaan dan kegadisan, selalu mengundang debat dan meninggalkan lebih banyak pertanyaaan yang tak terjawab.

Kehilangan keperjakaan dan kegadisan juga selalu menjadai cerita hidup yang sarat makna. Hanya saja terkadang antii klimaksnya sangat berbeda.

Dalam tatanan masyarakat kita, kegadisan masih tetap dianggap sebagai mahkota dan permata yang paling berharga dari seorang perempuan. Dan ada tuntunan untuk mempertahankannya hingga jenjang perkawinan.

Barangkali kasus kehilangan keperjakaan, tidak separah kegadisan, malah bisa jadi, sebuah anti klimaks.

Novel ini berani, lucu dan sekaligus memberikan kita sebuah perspektif yang jarang dibicarakan orang. Membuka tabir keluguan. Kisah sejumlah lelaki kehilangan keperjakaan dengan situasi dan cara yang berbeda sama sekali.

Sebuah cubitan yang santun agar kita tidak berhenti bertanya. Sekaligus menghitung nilai, serta nostalgia mengingat bagaimana kita dulu kehilangan keperjakaan kita masing-masing.     

Gramedia Balaikota Semarang selalu menyajikan yang terbaik untuk anda.